Resume pert 6

untuk tugas kampusku mata kuliah manajemen umum pada pertemuan enam yaitu tentang koordinasi dapat di download disini

resume MU pert 6

KOORDINASI

Oleh: Esti Vidia Pangesti (12410100087)

  • Koordinasi

Koordinasiadalah proses dalam mengintegrasikan seluruh aktifitas pada satuan-satuan yang terpisah (berbagai departemen atau bidang-bidang fungsional) dalam organisasi agar tujuan organisasi dapat tercapai secara efektif.

  • Ada 3 Macam Saling Ketergantungan
  1. Saling ketergantungan yang menyatu, bila satuan-satuan organisasi tidak saling tergantung satu dengan yang lain dalam melaksanakan kegiatan harian tetapi tergantung pada pelaksanaan kerja setiap satuan yang memuaskan untuk suatu hasil akhir.
  2. Saling ketergantungan yang berurutan, dimana suatu satuan organisasi harus melakukan pekerjaanya terlebih dahulu  sebelum satuan yang lain dapat bekerja.
  3. Saling ketergantungan timbal balik, merupakan hubungan memberi dan menerima antar satuan organisasi.
  • Masalah-masalah Pencapaian Koordinasi yang Efektif

Peningkatan spesialisasi akan menaikkan kebutuhan akan koordinasi. Tetapi semakin besar derajat spesialisasi, semakin sulit bagi manajer untuk mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan khusus dari satuan-satuan yang berbeda.

Berikut 4 tipe perbedaan dalam sikap dan cara kerja yang mempersulit tugas pengkoordinasian:

  1. Perbedaan orientasi terhadap tujuan tertentu

Para aggota dari departemen yang berbeda mengembangkan pandangan mereka sendiri tentang bagaimana cara mencapai kepentingan organisasi yang baik. Misalnya bagian penjualan menganggap bahwa diversifikasikan produk harus lebih diutamakan daripada kualitas produk. Baagian akuntansi melihat pengendalian biaya sebagai factor paling penting sukses organisasi.

  1. Perbedaan dalam orientasi waktu

Manajer produksi akan lebih memperhatikan masalah-masalah yang harus dipecahkan segera atau dalam periode waktu pendek. Bisaanya bagian penelitian dan pengembangan lebih terlibat dengan masalah-masalah jangka panjang.

  1. Perbedaan dalam orientasi antar pribadi

Kegiatan produksi memerlukan komunikasi dan pembuatan keputusan yang cepat agar prosesnya lancar, sedang bagian penelitian dan pengembangan mungkin dapat lebih santai dan setiap orang dapat mengemukakan pendapat serta berdiskusi satu dengan yang lain.

  1. Perbedaan dalam formalitas struktur

Setiap tipe satuan dalam organisasi mungkin mempunyai metode-metode dan standar yang berbeda untuk mengevaluasi program terhadap tujuan dan untuk balas jasa bagi karyawan.

  • Pendekatan-pendekatan untuk Koordinas yang Efektif
    • Pendekatan pertama (teknik-teknik manajemen dasar)

Dengan mempergunakan teknik-teknik manajemen dasar: hirarki manajerial, rencana dan tujuan sebagai pengarah umum kegiatan-kegiatan serta aturan-aturan dan prosedur-prosedur.

  • Pendekatan kedua (meningkatkan koordinasi potensial)

Menjadi diperlukan bila bermacam-macam satuan organisasi menjadi saling tergantung dan lebih luas dalam ukuran dan fungsi.

  • Pendekatan ketiga (mengurangi kebutuhan akan koordinasi)

Dalam beberapa situasi adalah tidak efisien untuk mengembangkan cara pengkoordinasian tambahan. Ini dapat dilakukan dengan penyediaan tambahan sumber daya-sumber daya untuk satuan-satuan organisasi atau pengelompokan kembali satuan-satuan organisasi agar tugas-tugas dapat berdiri sendiri.

  • Desain Organisasi Tradisional
    • Struktur Sederhana

Struktur organisasi dengan departementalisasi rendah, rentang kendali luas, wewenang terpusat dan formalisasi rendah.

  • Struktur Fungsional

Struktur organisasi yang mengelompokkan spesialisasi pekerjaan yang serupa dalam satu kelompok.

  • Struktur Divisional

Struktur organisasi yang terdiri atas unit atau divisi yang terpisah atau semi otonom.

  • Kekuatan dan Kelemahan Desain Organisasi Tradisional Umum
    • Struktur Sederhana

ü  Kekuatan : Cepat, fleksibel, pertangungjawabannya jelas

ü  Kelemahan : Tidak memadai ketika organiasasi berkembang, Ketergantungan pada satu orang

  • Struktur Fungsional

ü  Kekuatan : Keunggulan penghematan biaya dari spesialiasi

ü  Kelemahan : Mengejar tujuan fungsional dapat menyebabkan para manajer kehilangan pandangan yang terbaik bagi keseluruhan organisasi, sedikit memahami apa yang dilakukan oleh unit lainnya

  • Struktur Divisional

ü  Kekuatan : berfokus pada hasil

ü  Kelemahan : kegiatan dan sumber daya rangkat meningkatkan biaya dan mengurangi efisiensi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s